ROHUL – Denting adat berpadu dengan iringan doa dan semangat kebersamaan dalam sebuah peristiwa bersejarah bagi masyarakat Melayu Kunto Darussalam. Majelis Penobatan dan Penabalan Tuanku Tengku Muhammad Roem dengan gelar Yang Di-Pertuan Muda, putra dari Allahyarham Tuanku Tengku Kamaruddin bergelar Sultan Mahmud, berlangsung khidmat di Lapangan Sepakbola Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Rabu (28/01/2026).
Penobatan Tuanku Tengku Muhammad Roem sebagai Junjungan Adat Raja Luhak Kunto Darussalam bukan sekadar seremoni adat, melainkan peneguhan marwah, kesinambungan sejarah, serta amanah besar dalam menjaga jati diri dan nilai-nilai luhur Melayu Kunto Darussalam di tengah arus perubahan zaman.
Acara sakral tersebut dihadiri oleh Plt. Gubernur Riau yang diwakili Staf Ahli Jendri Salmon Ginting, Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM, Pangdam I/Bukit Barisan (Kodam XIX/Tuanku Tambusai) yang diwakili Kaajen Rem 031/Wira Bima Kolonel Inf. Irfan Amir, serta unsur Forkopimda Rokan Hulu.
Tampak hadir Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra, S.IK, M.Si, Perwira Penghubung Kodim 0313/KPR untuk Rohul Mayor Inf. Andre Suardi, bersama jajaran kepala OPD, di antaranya Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Rohul H. Helfiskar, SH, MH bergelar Datuk Paduko Lelo Tuah Alam, Kepala Dinas PUPR Rohul H. Zulfikri, ST bergelar Datuk Paduko Pukaso Alam, Camat Kunto Darussalam, serta Camat Bonai Darussalam.
Kehadiran para Raja Luhak dari Tambusai, Rambah, Rokan IV Koto, dan Kepenuhan semakin menegaskan simbol persatuan dan kekuatan Junjungan Adat se-Rokan Hulu.
Kekhidmatan acara kian terasa dengan kehadiran tokoh-tokoh adat, di antaranya Ketua Umum MKA LAMR Provinsi Riau Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf, Pj. Ketua Umum MKA LAMR Rokan Hulu Datuk Drs. H. Yusmar, M.Si, serta Ketua Umum DPH LAMR Rokan Hulu Datuk Seri H. Zulyadaini bergelar Datuk Saudagar Rajo, bersama jajaran Sekretaris Umum MKA dan DPH LAMR Rohul.
Turut hadir pula Datuk Bendaharo, Pucuk Suku Ninik Mamak Lima Luhak, serta masyarakat Luhak Kunto Darussalam yang memadati lokasi acara sebagai wujud kecintaan dan penghormatan terhadap adat serta pemimpinnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rokan Hulu menyampaikan ucapan selamat dan tahniah atas penabalan Tuanku Tengku Muhammad Roem sebagai Junjungan Adat Raja Luhak Kunto Darussalam. Ia berharap amanah besar tersebut dapat menjadi petunjuk, panutan, dan teladan bagi seluruh anak kemenakan serta masyarakat adat.
“Adat dan budaya wajib kita jaga bersama. Hilang adat runtuhlah marwah, hilang budaya kosonglah jiwa,” tegas Wabup.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk terus mendukung pelestarian adat serta memperkuat peran lembaga adat, agar nilai-nilai luhur Melayu tetap hidup, berakar kuat, dan menjadi cahaya penuntun di tengah dinamika kehidupan modern.
Penobatan ini menjadi penanda bahwa adat bukanlah warisan yang usang, melainkan denyut nadi yang terus hidup—menjaga identitas, menyatukan generasi, dan menegakkan marwah Luhak Kunto Darussalam untuk masa kini dan masa depan.
Sumber : MC Diskominfo Rohul
Editor : Irfan Syah

إرسال تعليق