ROHUL – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu kembali menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berkeadilan sosial melalui pelaksanaan Gerakan Salat Subuh Berjamaah (GSSB) yang digelar di Desa Lubuk Betung, Kecamatan Rokan IV Koto, Minggu (08/02/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hulu Syafaruddin Poti, SH., M.M, bersama sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Ridarmanto, S.IP., M.IP, Kepala Dinas Pariwisata H. Helfiskar, SH., MH, Camat Rokan IV Koto Alparid Thoha, SP, Kabag Kesra Saprizal AH, SE., M.Si, serta Kabid IKP Diskominfo Rudy Fadrial. Turut hadir pula tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur desa, dan masyarakat setempat.
Suasana salat subuh berjamaah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kehadiran pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat mencerminkan semangat persatuan serta penguatan nilai-nilai keislaman yang terus digaungkan di Kabupaten Rokan Hulu.
Sebagai bentuk kepedulian sosial dan perhatian terhadap kelompok rentan, Wakil Bupati Rokan Hulu juga menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu di Desa Lubuk Betung. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban serta menjadi wujud kasih sayang dan tanggung jawab moral pemerintah daerah terhadap generasi penerus bangsa.
Dalam sambutannya, Syafaruddin Poti menegaskan bahwa GSSB bukan sekadar kegiatan ibadah, melainkan sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, membangun karakter masyarakat yang berakhlak, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui Gerakan Salat Subuh Berjamaah, kita ingin membangun Rokan Hulu yang religius, harmonis, dan peduli terhadap sesama. Santunan kepada anak yatim piatu ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan keadilan sosial dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu, Pemkab Rohul telah menetapkan program prioritas 145 Masjid Paripurna – 1 masjid paripurna di setiap desa dan kelurahan. Program ini menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas sosial dan keagamaan yang digerakkan oleh pemerintah, majelis ta’lim, masyarakat desa/kelurahan, serta unsur sosial keagamaan lainnya.
“Program 145 Masjid Paripurna ini bertujuan menghidupkan kegiatan keagamaan di setiap desa dan kelurahan, seperti GSSB, pengajian, tabligh akbar, dan aktivitas majelis ta’lim. Program ini menandakan kehadiran pemerintah dalam mensyiarkan dan memperkuat kehidupan beragama di tengah masyarakat,” ungkap Syafaruddin Poti.
Melalui program-program tersebut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus berupaya mewujudkan daerah yang bermarwah, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan, sosial, serta budaya.
Sumber : MC Diskominfo
Editor : Irfan Syah

إرسال تعليق