ROHUL – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Lama Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Rokan Hulu, pada Rabu malam (11/02/2026). Kobaran api yang menjulang tinggi disertai asap hitam pekat sontak membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta mengevakuasi barang-barang berharga yang masih sempat diselamatkan.




Api mulai terlihat sekitar pukul 20.00 WIB. Dalam waktu singkat, si jago merah membesar dan melahap puluhan rumah yang berada di kawasan padat penduduk tersebut. Kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat dari satu rumah ke rumah lainnya.


Berdasarkan data sementara, lebih dari 20 unit rumah dilaporkan hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.


Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dan bekerja secara bergantian untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sudah terlanjur membesar saat petugas tiba di lokasi.


Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat terkait terus melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak serta mengumpulkan keterangan saksi di lapangan.


Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., turun langsung ke lokasi kejadian guna memastikan proses penanganan berjalan maksimal. Ia didampingi Kepala Pelaksana BPBD Rokan Hulu, Zulhendri, S.Sos., M.Ip., Camat Kepenuhan Hulu Juneidy, S.IP., M.Si., serta sejumlah pihak terkait lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warga dan memastikan pemerintah daerah akan segera mengambil langkah cepat untuk membantu para korban, baik dalam bentuk penanganan darurat maupun pendataan untuk bantuan lanjutan.


Setelah api berhasil dipadamkan, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru. Sementara itu, warga terdampak untuk sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.












Sumber : MCDiskominfo
Editor    : Irfan Syah 

Post a Comment

أحدث أقدم