ROHUL – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Rokan Hulu kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak kader-kader unggul melalui penyelenggaraan Intermediate Training atau Latihan Kader (LK) II Tingkat Nasional yang resmi dibuka di Hotel Gelora Bhakti, Pasir Pengaraian, Jumat (12/6/2026).




Kegiatan kaderisasi tingkat nasional tersebut menjadi momentum penting bagi HMI dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas intelektual, integritas moral, serta kemampuan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman. Pembukaan LK II dihadiri oleh Bupati Rokan Hulu yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si., Anggota DPRD Provinsi Riau Efi Yuliana, Anggota DPRD Rokan Hulu Romi, jajaran fungsionaris Pengurus Besar (PB) HMI, serta puluhan kader HMI dari berbagai daerah di Pulau Sumatra.

Dalam sambutannya, Pj Sekda Rokan Hulu H. Yusmar menegaskan bahwa kepemimpinan yang berkualitas tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang ditempa melalui pengalaman, dedikasi, dan pengabdian yang konsisten.

“Pemimpin yang baik adalah mereka yang sejak dini telah menunjukkan semangat, integritas, dan kemampuan dalam berorganisasi. Forum seperti ini menjadi wadah pembelajaran agar para kader siap memikul tanggung jawab yang lebih besar di masa mendatang,” ujarnya.

Ia juga berharap HMI Cabang Rokan Hulu terus menjadi kawah candradimuka yang mampu melahirkan kader-kader adaptif, berintegritas, serta memiliki semangat perubahan yang sejalan dengan arah pembangunan daerah dan kepentingan bangsa.

Menurutnya, peran organisasi kemahasiswaan seperti HMI sangat strategis dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan jiwa kepemimpinan yang kuat.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Rokan Hulu, Alfajari, menjelaskan bahwa LK II merupakan jenjang kaderisasi formal tingkat menengah yang dirancang untuk membentuk kader dengan kemampuan berpikir strategis, analitis, dan memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai dinamika kebangsaan.

“Peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan kader-kader terpilih yang telah melalui proses seleksi yang ketat. Dari seluruh tahapan yang dilaksanakan, sebanyak 34 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhak mengikuti LK II Tingkat Nasional ini,” jelasnya.

Alfajari juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu yang selama ini memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan kaderisasi HMI. Ia menilai sinergi antara organisasi kemahasiswaan dan pemerintah daerah merupakan modal penting dalam menciptakan generasi muda yang mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Ketua PB HMI Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi, Ilham Mandala, menegaskan bahwa LK II bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan ruang transformasi bagi kader untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan dari level teknis menuju pemikiran yang lebih strategis dan visioner.

“Pelatihan ini menjadi jembatan bagi kader untuk mengembangkan pola pikir yang visioner. Kita membutuhkan kader-kader unggul yang nantinya mampu mengambil peran di berbagai sektor, baik politik, ekonomi, maupun sosial budaya, demi kemajuan umat dan bangsa,” ungkapnya.

Sebelum memasuki tahapan utama pelatihan, seluruh peserta diwajibkan mengikuti Screening Test berupa ujian lisan dan tulisan. Tahapan ini bertujuan mengukur pemahaman kader terhadap nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, serta ideologi organisasi yang menjadi fondasi utama dalam proses kaderisasi HMI.

LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Rokan Hulu tahun ini diikuti peserta dari berbagai cabang HMI di Pulau Sumatra, di antaranya berasal dari Provinsi Bengkulu, Tanjungpinang, Medan, Padang Sidempuan, hingga Solok. Selama enam hari pelaksanaan, para peserta akan mendapatkan beragam materi yang dirancang untuk memperkuat kapasitas intelektual, kepemimpinan, wawasan keislaman, serta semangat kebangsaan.

Melalui kegiatan ini, HMI Cabang Rokan Hulu berharap dapat melahirkan kader-kader yang tidak hanya siap memimpin organisasi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, umat, dan bangsa di masa depan.


Sumber : MCDiskominfo 
Editor    : Irfan Syah 

Post a Comment

أحدث أقدم