ROHUL  – Kiprah profesional putra daerah Kabupaten Rokan Hulu kembali mencatatkan prestasi. Ir. Fachruddin Siregar, ST., M.T., Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Rokan Hulu, resmi menyandang gelar profesi Insinyur (Ir.).


Gelar tersebut diraih setelah Fachruddin menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Program Profesi Insinyur Universitas Jambi. Pengukuhan pencapaian akademik sekaligus profesional itu ditandai dengan prosesi wisuda yang berlangsung di Kampus Mendalo Indah Universitas Jambi, Provinsi Jambi, Kamis (27/8/2026).


Bagi Fachruddin, capaian tersebut bukan sekadar penambahan gelar di belakang nama. Lebih dari itu, status sebagai insinyur membawa konsekuensi profesional untuk mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan kompetensi dalam menghasilkan karya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Terlebih, tugas Fachruddin sebagai Kepala Bidang Kawasan Permukiman memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari penyediaan infrastruktur permukiman, peningkatan kualitas lingkungan hunian, hingga mendorong pembangunan kawasan yang aman, layak, dan berkelanjutan.


Perolehan gelar profesi Insinyur menjadi bukti komitmen Fachruddin dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya. Pendidikan profesi yang ditempuh diharapkan mampu memperkuat kemampuan teknis sekaligus memperkaya perspektif dalam menjalankan tugas pemerintahan.


Sebab, pembangunan kawasan permukiman tidak cukup hanya dengan membangun secara fisik. Perencanaan yang matang, penerapan standar teknis, efisiensi anggaran, tata kelola, aspek lingkungan, hingga kebutuhan masyarakat harus menjadi pertimbangan utama.


Dalam konteks itulah peran insinyur menjadi strategis. Setiap keputusan teknis dapat menentukan kualitas, keamanan, efisiensi, serta keberlanjutan pembangunan yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.


Selama menjalankan tugasnya, Fachruddin terlibat dalam pengembangan sektor perumahan dan kawasan permukiman di Rokan Hulu. Kompetensi yang kini semakin diperkuat melalui pendidikan profesi diharapkan dapat menjadi modal untuk menghadirkan perencanaan dan solusi teknis yang lebih tepat sasaran.


Dengan demikian, gelar Insinyur tidak berhenti sebagai pencapaian personal, tetapi menjadi amanah untuk memperluas kontribusi melalui inovasi, profesionalisme, dan karya keinsinyuran.


Selain sebagai aparatur pemerintah, Fachruddin juga menjadi bagian dari keluarga besar Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Rokan Hulu. Organisasi profesi tersebut menjadi wadah untuk memperkuat kompetensi, jejaring, sekaligus kontribusi insan keinsinyuran dalam mendukung pembangunan daerah.


Ketua Pengurus Cabang PII Kabupaten Rokan Hulu, Dr. Ir. Purwo Subekti, ST., MT., IPM., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Fachruddin memperoleh gelar profesi Insinyur.


Menurut Purwo, bertambahnya jumlah insinyur profesional di daerah merupakan modal penting menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.


“Gelar Insinyur merupakan bentuk pengakuan profesional sekaligus tanggung jawab untuk terus memberikan kontribusi terbaik melalui ilmu, pengalaman, dan karya nyata,” ujar Purwo.


Ia menilai pembangunan daerah membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerjemahkan kebutuhan masyarakat menjadi perencanaan dan solusi teknis yang tepat.


Kehadiran semakin banyak insinyur profesional di Rokan Hulu diharapkan dapat memperkuat kapasitas pemerintah dalam merancang pembangunan sekaligus mendorong inovasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.


Bagi Rokan Hulu, lahirnya insinyur profesional dari lingkungan aparatur pemerintah menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah.


Tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Pertumbuhan kawasan permukiman, kebutuhan infrastruktur dasar, persoalan lingkungan, hingga tuntutan pembangunan berkelanjutan membutuhkan perencanaan yang terukur dan berbasis keahlian.


Dalam kondisi tersebut, Fachruddin diharapkan mampu membawa kompetensi barunya ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Perpaduan pengalaman birokrasi dengan kompetensi keinsinyuran dapat menjadi kekuatan dalam menghadirkan pembangunan yang lebih efektif, berkualitas, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.


Capaian tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa peningkatan kapasitas profesional merupakan proses yang harus terus dilakukan. Jabatan dan pengalaman tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti belajar.


Kini, setelah resmi menyandang gelar Ir., Fachruddin memiliki tanggung jawab baru untuk membuktikan bahwa gelar tersebut bukan sekadar simbol akademik. Gelar itu harus diterjemahkan menjadi integritas, profesionalisme, inovasi, dan karya yang memberi dampak nyata.


Keberhasilannya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda dan para profesional Rokan Hulu untuk terus meningkatkan kompetensi serta mengambil peran dalam pembangunan daerah.


Dengan gelar Insinyur yang kini disandang, Fachruddin diharapkan semakin kuat mengabdikan keahliannya untuk masyarakat dan ikut mendorong Rokan Hulu menjadi daerah dengan pembangunan permukiman yang lebih berkualitas, aman, dan berkelanjutan.***


Editor : Irfan Syah

Post a Comment

أحدث أقدم