ROHUL – Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLIV Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Jumat malam (3/7/2026), menjadi momentum bersejarah sekaligus membanggakan bagi Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Pada malam penutupan tersebut, Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafruddin Poti, SH, MM, secara resmi menerima Bendera Pataka MTQ sebagai simbol penyerahan estafet penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Riau kepada Kabupaten Rokan Hulu sebagai tuan rumah MTQ ke-XLV tahun 2027.




Kehadiran orang nomor dua di Negeri Seribu Suluk itu bukan sekadar menghadiri seremoni penutupan. Syafruddin Poti mengemban amanah besar mewakili Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk menerima kepercayaan sebagai penyelenggara perhelatan akbar syiar Islam tingkat Provinsi Riau pada tahun mendatang.

Suasana kebanggaan kontingen Rokan Hulu semakin lengkap setelah diumumkannya hasil perlombaan pendukung MTQ. Kabupaten Rokan Hulu berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni Juara I Lomba Pawai Ta'aruf MTQ dan Juara I Stand Bazar MTQ.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata kreativitas, kekompakan, serta sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, panitia, dan masyarakat Rokan Hulu dalam menampilkan potensi budaya, seni, dan nilai-nilai religius di ajang MTQ tingkat Provinsi Riau.

Menanggapi capaian tersebut, Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafruddin Poti mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mengharumkan nama daerah.

"Alhamdulillah, ini adalah berkah luar biasa bagi Kabupaten Rokan Hulu. Kemenangan di Pawai Ta'aruf dan Stand Bazar adalah bukti kerja keras dan kekompakan kita semua. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim yang telah mengharumkan nama daerah," ujar Syafruddin Poti.

Terkait penunjukan Rokan Hulu sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Riau ke-XLV tahun 2027, Syafruddin menegaskan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk mengemban amanah tersebut.

Menurutnya, penerimaan Bendera Pataka MTQ bukan hanya simbol pergantian tuan rumah, tetapi juga menjadi tanggung jawab besar untuk menyukseskan penyelenggaraan syiar Islam terbesar di Provinsi Riau.

"Menerima Bendera Pataka ini berarti kita siap memegang amanah. Insyaallah, Rokan Hulu akan mempersiapkan diri secara matang, baik dari segi infrastruktur, pelayanan, maupun prestasi. Kami berkomitmen untuk menjadi tuan rumah yang sukses menyelenggarakan, sukses prestasi, dan sukses menggerakkan ekonomi masyarakat. Sampai jumpa di Negeri Seribu Suluk pada MTQ XLV tahun 2027," tegasnya.

Dengan berakhirnya MTQ ke-XLIV di Kabupaten Kuantan Singingi, perhatian masyarakat Riau kini mulai tertuju ke Kabupaten Rokan Hulu. Sebagai tuan rumah berikutnya, Negeri Seribu Suluk diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan MTQ yang lebih meriah, religius, berkualitas, sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, pelestarian budaya Islam Melayu, dan peningkatan perekonomian masyarakat melalui berbagai kegiatan pendukung.

Kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Rokan Hulu menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan generasi Qurani serta memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pengembangan syiar Islam di Provinsi Riau.


Sumber : Kominfo 
Editor    : Irfan Syah 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama